Cerita Bisnis IKEA – Sang Pengecer Mebel Terbesar Dunia

logo-IKEA Cerita Bisnis IKEA - Sang Pengecer Mebel Terbesar DuniaIKEA. Perusahaan mebel besar Swedia, mendemonstrasikan bahwa bentuk eceran yang dikembangkan secara lokal dapat diekspor dengan berhasil ke negara-negara lain.

Setelah membuka toko pertamanya di luar Skandinavia pada 1973, Ikea sekarang beroperasi di 25 negara dengan total penjualan lebih dari $4 milyar, menjadikannya pengecer mebel terbesar dunia.

Keberhasilan Ikea karena “pesan nilai” khusus yang disampaikannya pada pembeli. Pembelanja memasuki toko yang luas (sekitar luas tiga lapangan sepakbola) dengan berbagai ruangan model yang menampilkan segala macam mulai dari mebel sampai perlengkapan rumah sampai lemari dapur (rata-rata sekitar 6000 jenis produk disimpan dalam toko).

Anggota staf kantor Ikea merancang semua produknya dengan nilai seni Skandinavia. Produk-produk tersebut diproduksi di berbagai tempat sesuai perjanjian. Mebel tersebut terdiri atas potongan-potongan “knock-down” yang dapat dikemas “datar”dan dibawa pulang untuk dirakit sendiri untuk mempertahankan harga yang rendah. Potongan-potongan tersebut biasanya lebih bergaya daripada yang terdapat pada toko-toko mebel murahan.

Toko-toko Ikea “mudah digunakan”. Selain luasnya ruang jual, mereka juga menyediakan ruang bermain untukanak-anak lengkap dengan pengawasnya, dan restoran swalayan dengan makanan-makanan yang enak dan berharga murah. Selain menarik bagi keluarga-keluarga berpendapatan rendah, toko-toko ini juga menarik pembelanja-pembelanja kelas menengah yang mencari produk bermutu.

Menyerbu Inggris dan Amerika

Ikea memasuki Inggris pada 1987 dan sekarang menjalankan lima toko Inggris dengan penjualan per kaki persegi lebih dari 2,5 kalinya rata-rata industri. Ia memasuki pasar Amerika pada 1985 di daerah pinggiran Philadelphia di mana dalam minggu pertama 150.000 orang membeli mebel bernilai lebih dari $1 juta. Ikea saat ini sekurang memiliki tujuh toko di Amerika Serikat dan merencanakan untuk membuka 60 toko.

Ikea merupakan suatu contoh jelas dari “jenis pembunuh” yaitu pengecer raksasa yang mengancam menghancurkan persaingan dengan mengkhususkan pada satu jenis produk dan menawarkan mutu produk dan pelayanan yang tinggi dengan harga yang rendah.

Sumber artikel : Buku Dua “Manajemen Pemasaran : Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian”,Philip Kotler – diindonesiakan oleh Ancella Antawati Hermawan SE, MBA.
==================================================================
logo-IKEA Cerita Bisnis IKEA - Sang Pengecer Mebel Terbesar Duniawww.SaatnyaJadiPengusaha.com
artikel ini ditulis kembali oleh : -pindar-., blogger bisnis dan wisata pemilik akun bisnis @Paman Pin. Penyuka dunia usaha dan pengelola media bisnis buku & produk digital Indonesia di cafebuku.com, Kaospreneur dan Mbah Muslim.
Add FB bisnis pindar disini
Follow twitter klik disini
===============================================================